AMALAN SEBELUM TIDUR ALA RASULULLAH SAW


AMALAN SEBELUM TIDUR ALA RASULULLAH SAW






Sebelum tidur Rasulullah SAW selalu melakukan amalan-amalan sebagai berikut: 
1. Tidur dalam keadaan wudhu (HR. Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)
Selalu menjaga diri kita dari wudhu memanglah sangat dianjurkan, hal ini menghindarkan diri dari perbuatan dan prasangka yang buruk. Jika kita selalu dalam keadaan suci, secara otomatis juga kita akan mudah untuk melakukan tindakan-tindakan baik seperti melakukan sholat, baik fardhu maupun sunah, membaca Al-Quran kapan saja dan di mana saja. Terasa berat jika kita belum terbiasa melakukannya, namun akan ringan menjalani jika semua sudah dibiasakan dari awal.
2. Membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, An Naas ditiupkan di atas kedua telapak tangan yang terbuka kemudian diusapkan di kepala dari belakang ke depan, dilanjutkan ke bagian wajah hingga bagian badan depan. Hal ini diulangi sebanyak tiga kali
Selain sebagai amalan Rasulullah, membaca Surat yang tiga ini bisa menghindarkan kita dari pengaruh makhluk ghaib dan sihir. Keistimewaan ketiga surat tersebut adalah sebagai perisai dan untuk ruqyah pribadi, melindungi diri dari gangguan jin dan syaithon jahat. Oleh sebab itulah dalam kondisi kita tertidur sangat dianjurkan untuk menghindarkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi. 
3. Membaca ayat kursi sebanyak satu kali
4. Membaca doa sebelum tidur, dan membaca doa bangun tidur ketika bangun
5. Tidur dengan posisi miring ke sebelah kanan
6. Sebisa mungkin tidur diawal waktu, yaitu sesudah sholat Isya' (HR. Bukhari No. 568)
 
Tujuan dari tidur diwaktu lebih awal adalah menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat, lain dari pada itu juga agar bisa bangun di sepertiga malam untuk menunaikan qiyamul lail dan dilanjutkan dengan sholat Shubuh tepat waktu. Seorang muslim tidak akan membuang waktunya hanya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Jika ia pandai dalam memanfaatkan waktu luangnya, tentu saja hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, apapun bentuk ibadahnya. Jika tidak digunakan untuk beribadah, maka akan lebih baik untuk istirahat. Hal itu termasuk dalam menyukuri nikmat Allah dengan tidak mendzolimi diri sendiri. Wallahu 'alam
Mencintai Rasulullah termasuk menjalankan sunnah-sunnahnya, dengan mengikuti apa yang telah dilakukan oleh beliau Rasulullah SAW, insya Allah kita kelak mendapat syafaat di yaumil akhir. Sholu'alaihi
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : BERANDA PRINGSEWU | Johny Template | SEWUJOS
Copyright © 2016. MATIC PUSTAKA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger