NEW Literacy

Perpustakaan Komunitas di Pringsewu turut ambil bagian dalam pencanangan Kabupaten Literasi

Matic Pustaka.  Perpustakaan Komunitas di Pringsewu dukung pencanangan Kabupaten Literasi


Penyerahan simbolis hibah buku oleh bunda Literasi Pringsewu

Sejumlah pengelola Perpustakaan Komunitas yang ada di Kabupaten Pringsewu mengikuti upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin 28 Oktober 2019. Kegiatan upacara dilaksanakan di lapangan Pemda Kabupaten Pringsewu, bertindak sebagai inspektur upacara Bapak Wakil Bupati Pringsewu DR. H. Fauzi, S. Kom., Akt.

Dalam amanah upacara, beliau membacakan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam isi surat tersebut, "pemuda merupakan tulang punggung negara. Sudah menjadi hal penting jika penanaman pekerti dan pembekalan pendidikan harus diberikan." Bersamaan dengan kegiatan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Pringsewu, turut dideklarasikan Kabupaten Pringsewu sebagai Kabupaten Literasi serta pengukuhan bunda Literasi Kabupaten Pringsewu, Ibu Hj. Nurrochmah Sujadi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Semoga bisa amanah dan membawa perubahan positif/kemajuan khususnya dalam dunia pendidikan di Kabupaten Pringsewu.

Di sela-sela kegiatan pencanangan Kabupaten Pringsewu sebagai Kabupaten Literasi, hadir pula beberapa Perpustakaan Komunitas yang ada di Kabupaten Pringsewu. Dari seluruh komunitas yang ada, yang hadir di antaranya adalah Perpustakaan Matic, Gerobak Pustaka, Komunitas Baca Citra Lestari, Sewu Buku, Perpustakaan Anak, Perpustakaan Pon-pes, Pojok Baca Pemda, Pojok Baca Pangonan, dan Perpustakaan Pekon/Kelurahan. Mereka diundang dalam rangka penerimaan hibah buku secara simbolis yang berasal dari proses pengumpulan sejak bulan Agustus 2019 oleh panitia pencanangan. Karena dinilai mereka para pelaku literasi di lapangan mampu menyebarluaskan informasi positif yang terkandung dalam isi buku, baik secara langsung maupun secara bertahap. Sinergitas antar semua lini sangat diharapkan demi terwujudnya Pringsewu sebagai Kabupaten Literasi. (Amd-MP)


Semiloka Kepustakawanan Nasional V dan SNIPer 2019

Matic Pustaka. Semiloka Kepustakawanan Nasional V dan SNIPer 2019

Hotel Novotel Bandarlampung, 02-04 Oktober 2019.

Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi:
From Smart Librarian to Smart Society

Semiloka Nasional Kepustakawanan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh organisasi pustakawan yaitu Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) di seluruh Indonesia. Baik dilakukan oleh pengurus wilayah, maupun diselenggarakan oleh pengurus pusat. Dalam kesempatan ini, di tahun 2019 yang menjadi penyelenggara kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan, Lampung menjadi host/tuan rumah kegiatan. Peserta yang hadir pada kegiatan Semiloka Kepustakawanan berjumlah lebih dari 100 orang yang berasal dari perwakilan Perguruan Tinggi Negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu anggota Forum, Perpustakaan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) turut serta dalam menyukseskan kegiatan dimaksud. Ada dua pilihan yang bisa diikuti oleh setiap peserta Semiloka, yang pertama menjadi presenter Call for Paper (CfP), dan pilihan yang kedua menjadi peserta aktif dalam kegiatan Semiloka.

Peserta Semiloka Kepustakawanan 2019


Selain dari kegiatan Semiloka Kepustakawanan, disela-sela kegiatan ini dilakukan penandatanganan naskah kerja sama (MoU) antara Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia yang terdaftar sebagai anggota FPPTI dengan Perpustakaan Nasional RI. Adapun tujuan dari MoU ini di antaranya adalah menyebarluaskan informasi/koleksi yang dimiliki oleh Perpustakaan Nasional RI, baik koleksi tercetak maupun elektronik. Selain itu, tujuan lain dari isi MoU adalah pemanfaatan akses jurnal yang dilanggan oleh Perpustakaan RI sebagai tambahan sumber literasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta promosi jasa perpustakaan. Sebagai salah satu peserta penandatangan naskah kerja sama, Universitas Aisyah Pringsewu hadir dan mengikuti prosesi penandatanganan MoU yang langsung dihadiri oleh rektor Universitas Aisyah Pringsewu, bapak Hardono, M.Kep.


Penandatanganan MoU dengan Perpustakaan Nasional RI


Tujuan mengikuti kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan:
  1. Meningkatkan wawasan dan menambah ilmu/pengalaman dibidang ilmu perpustakaan dan informasi;
  2. Memperbanyak kenalan/relasi antar sesama peserta, khususnya para pengelola perpustakaan di seluruh Indonesia yang menjadi peserta kegiatan
  3. Turut serta mengembangkan organisasi profesi pustakawan;
  4. Networking, Sharing, Caring yang menjadi motto FPPTI
  5. Mendapatkan akses ke Perpustakaan Nasional RI melalui penandatanganan naskah kerja sama (MoU).


Bersama Rektor Universitas Aisyah Pringsewu. Hardono, M.Kep

Materi dan Narasumber:
  1. Kebijakan Ristekdikti tentang Pengembangan Karier Pustakawan Peguruan Tinggi di Indonesia (Prof. dr. Ali Gufron Mukti, Ph.D)
  2. “Evolving Role of Academic Libraries: Supporting the University and Beyond” (Ho Wei Jiang- Bussines Development Director APAC)
  3. Library of Congress Strtaegic Plan in Building Smart Society (Carol L. Mitchell, Ph.D Field Director U.S Library of Congress for Indonesia)
  4. Strategi Komunikasi Perpustakaan dalam Mewujudkan Smart Society (Prof. Dr. Karomani, M.Si-Universitas Lampung)
  5. Peran Perilaku Informasi dalam Mewujudkan Smart Society (Rahmi, Ph. D-Universitas Indonesia)
  6. Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi: “From Smart Librarian to Smart Society” (Drs. Syarif Bando, M.M-Kepala Perpustakaan Nasional RI)
  7. Smart Repository Berbasis Aplikasi VIVO (Duraspace) untuk Perpustakaan Perguruan Tinggi (Dwi Fajar Saputra, S.Sos., M.M)
  8. Workshop dan Board Game sebagai media pembelajaran Literasi Informasi (Dhama Gustiar Baskoro, S.S., M.Pd- Universitas Bina Nusantara) 
(Amd-MP)


DONGENG ISTANA PASIR

Matic Pustaka.
DONGENG ISTANA PASIR


Ulang tahun Luna

Luna, saudara Oki datang berlibur ke rumah Oki. Luna adalah seorang penyihir cilik. Wajahnya cantik. "Ki, besok aku berulang tahun. Itu sebabnya aku kesini. Aku ingin merayakannya disini." ujar Luna.


Wah, Oki pusing juga. Ia lalu berjalan ke pantai, sambil mencari ide. "Apa yang harus kulakukan untuk memeriahkan ulang tahun Luna?" pikir Oki sambil bermain pasir. Tanpa disadari, ia membuat sebuah istana dari pasir.



"Wah bagus sekali istana pasirmu?" ujar Luna yang tiba-tiba muncul. "Andai aku putri raja, tentu ulang tahunku dirayakan di istana. Asyik,ya!" Luna mengkhayal. "Ah aku ada akal!" gumam Oki seketika.
Oki lalu menemui Nirmala. Ia membisikkan sesuatu. "Oooo.... beres, Ki!" ujar Nirmala sambil tersenyum lebar. "Eh itu pak Dobleh! Kau juga bisa minta tolong padanya untuk membuat makanan!" saran Nirmala.



Oki lega karena pak Dobleh tak menolak permintaannya. "Akan kubuatkan makanan yang enak untuk pesta saudaramu!" janji pak Dobleh. Kini Oki mengundang teman-teman kurcacinya untuk datang ke pesta Luna.


Esoknya, pagi-pagi sekali Oki dan Nirmala ke pantai. Oki kembali membuat istana dari pasir. Lalu, "sim salabim!" Nirmala menyulap istana pasir itu menjadi istana betulan. Indah dan megah. "Wah Luna pasti senang!" seru Oki riang.



Wuah, lihatlah! Meriah sekali pesta ulang tahun Luna. Pak Dobleh menghidangkan makanan lezat di atas cangkang-cangkang kerang. Kurcaci-kurcaci datang membawa hadiah. Ratu bidadari pun datang. Ia menghadiahi Luna sebuah mahkota mungil. Hmmm... Luna jadi seperti putri raja kan? "Terima kasih, semuanya! Ini pesta ulang tahunku yang paling meriah!" gumam Luna bahagia.



 
Support : KANG ERMAN | Johny Template | SIGER POS
Copyright © 2016. MATIC PUSTAKA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger